Takziah Malam ke-3 atas Wafatnya Kuswanto bin Abu Djahimin dalam Rangka Program Bersahabat
Mc-Benteng
BENGKULU TENGAH – Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.A.P., menghadiri malam takziah ke-3 atas wafatnya Bapak Kuswanto bin Abu Djahimin. Kegiatan ini merupakan bagian dari program "Bersahabat Jumat" yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah di Desa Air Sebakul pada Jumat (4/9/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Rachmat Riyanto menyampaikan rasa duka cita sekaligus dukungan moral kepada keluarga besar almarhum.

"Malam ini, Pemerintah Daerah hadir secara langsung untuk memberikan dukungan moral dan doa kepada keluarga besar yang sedang berduka cita atas wafatnya Bapak Kuswanto bin Abu Djahimin. Almarhum berpulang ke rahmatullah pada usia 53 tahun dan meninggalkan seorang istri serta dua orang anak. Beliau meninggal dunia di Rumah Sakit Karawang, Jawa Barat," ujar Bupati.
Bupati mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan almarhum. "Mari kita bersama-sama mendoakan semoga almarhum diterima segala amal ibadahnya, dilapangkan kuburnya, dan ditempatkan di sisi Allah SWT. Kepada istri dan kedua anak yang ditinggalkan, kami turut berdoa semoga senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini."

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya melanjutkan amanah almarhum. "Cita-cita dan amanah yang ditinggalkan almarhum insyaallah akan dapat dilanjutkan oleh keluarga yang ditinggalkan dengan penuh ketabahan. Kami juga berdoa semoga di balik musibah ini terdapat hikmah yang kelak Allah SWT tunjukkan kepada almarhum sebagai bentuk rahmat-Nya."

Bupati menjelaskan bahwa kehadiran Pemerintah Daerah malam ini bukan hanya sekadar bersilaturahmi dan menyampaikan bela sungkawa, tetapi juga sebagai wujud pelayanan publik dengan menyerahkan akta kematian kepada ahli waris. "Sejak program silaturahmi ini digulirkan kurang lebih satu tahun yang lalu, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat luar biasa," tambahnya.

Usai menyampaikan sambutan dan menyerahkan dokumen akta kematian, acara dilanjutkan dengan ceramah agama yang diisi oleh Ustadz Dr. Medi Hatono, M.Pd. Dalam tausiyahnya,

beliau menjelaskan pentingnya doa anak saleh, sedekah jariyah, dan ilmu yang bermanfaat bagi almarhum. Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama.
(MC/NY)
Komentar
20
Login Form
Silahkan login dengan mengisi informasi dibawah iniRegistrasi Akun