Takziah Malam Ketiga, Bupati Bengkulu Tengah Sampaikan Duka atas Wafatnya Sugiani
Bengkulu Tengah – Suasana duka menyelimuti keluarga Sugiani binti Sabar Alim (46), warga Desa Sidodadi, pada malam takziah ketiga atas wafatnya almarhumah, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan takziah diawali dengan tahlilan, dilanjutkan penyerahan dokumen kependudukan berupa akta kematian kepada keluarga serta tabligh musibah yang disampaikan Ustaz Hadi Sukmawan.

Kehadiran keluarga, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menjadi bentuk kepedulian serta dukungan moril kepada keluarga almarhumah yang tengah menghadapi kehilangan orang yang dicintai.

Mewakili ahli musibah, Pursito menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan kepada keluarga hingga terlaksananya takziah malam ketiga.
Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi kepergian Sugiani.
“Semoga segala kebaikan yang diberikan kepada kami dibalas oleh Allah SWT. Kami juga berharap keluarga dapat diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” ungkapnya.

Bupati Bengkulu Tengah Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah merupakan bentuk kepedulian dan dukungan kepada keluarga Solimin yang sedang berduka atas wafatnya sang istri, Sugiani binti Sabar Alim.
“Marilah kita yang hadir malam ini bersama-sama mendoakan almarhumah Sugiani binti Sabar Alim agar seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Bupati.
Bupati juga memberikan penguatan kepada Solimin dan kedua anak yang ditinggalkan agar tetap tabah dan diberikan kekuatan dalam menjalani kehidupan setelah kehilangan orang yang mereka cintai.
Menurutnya, kematian merupakan ketetapan Allah SWT yang tidak dapat dihindari oleh setiap manusia. Namun, waktu datangnya kematian tidak pernah diketahui.
“Kita tidak bisa menolak kematian. Setiap manusia pasti akan menghadapinya, hanya waktunya yang tidak kita ketahui. Karena itu, mari kita jadikan setiap musibah sebagai pengingat untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan kita,” pesan Bupati.
Takziah tersebut menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk bersama-sama mendoakan almarhumah sekaligus memberikan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan agar mampu melewati masa duka dengan ketabahan dan keikhlasan.(MC/007)
Komentar
20
Login Form
Silahkan login dengan mengisi informasi dibawah iniRegistrasi Akun