Bengkulu, MC Benteng – Bupati Bengkulu Tengah Drs. Rachmat Riyanto., S.T., M.AP.,  menunjukkan komitmennya dalam mendorong percepatan pembangunan daerah dengan menghadiri rapat koordinasi se-Provinsi Bengkulu bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas RI Prof. Dr. Rachmat Pambudy., M.S., 

Dalam kegiatan strategis tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Bappeda Bengkulu Tengah Agung Budiyanto., S.E., M.E., Rapat dibuka secara langsung oleh Wakil Gubernur Bengkulu Ir. H. Mian, serta turut dihadiri perwakilan Forkopimda Provinsi, para Bupati/Wali Kota se-Provinsi Bengkulu, Sekretaris Daerah Provinsi, dan Kepala OPD terkait bertempat di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Provinsi Bengkulu. Kamis (23/4/2026)

Dalam pemaparannya, Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Rachmat Pambudy  menyoroti sejumlah potensi unggulan Provinsi Bengkulu yang menjadi prioritas dalam pembangunan nasional. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah sektor perkebunan, khususnya kopi robusta yang memiliki luas mencapai sekitar 85 ribu hektar yang dapat menjadi peluang besar dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.

Tak hanya itu, forum ini juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi strategis antara pemerintah pusat dan daerah terkait usulan prioritas pembangunan dari masing-masing Kabupaten/Kota. Hal ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional.

Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto mengikuti jalannya rapat dengan penuh perhatian, menyimak setiap arahan dan paparan yang disampaikan. Ia menilai, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh efektivitas distribusi anggaran serta kuatnya sinergi antar level pemerintahan.

“Kolaborasi dan komunikasi yang intens antara pemerintah pusat, provinsi, hingga Kabupaten/Kota menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Kehadiran Bupati Bengkulu Tengah bersama Kepala Bappeda dalam rakor ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah Bengkulu Tengah dalam menangkap peluang, memperkuat koordinasi, serta memastikan setiap program pembangunan berjalan tepat sasaran demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (MC/EK)

20