SENENAN BERSAMA KEMENTERIAN HAJI, BUPATI BENTENG BAHAS PERSIAPAN JEMAAH HAJI 2027

Media Pemkab Benteng
02 November 2026
18:56 WIB

Bengkulu Tengah, MC Benteng – Bupati Bengkulu Tengah Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.A.P., menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Bengkulu Tengah, H. Kharnolis, S.Sos., beserta rombongan, di Ruang Tamu Bupati, Senin (2/11/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Bengkulu Tengah menyampaikan sejumlah hal terkait evaluasi pelaksanaan ibadah haji tahun 2026, persiapan pemberangkatan jemaah haji tahun 2027, serta usulan hibah lahan untuk pembangunan kantor Kementerian Haji di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Turut mendampingi Bupati, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ayatul Mukhtadin, S.E., Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Ir. Wijaya Atmaja, M.Si., serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Joni Mirwan, S.H., M.H.

Dalam penyampaiannya, H. Kharnolis menjelaskan bahwa kunjungan tersebut selain sebagai ajang silaturahmi dalam rangka memperingati satu tahun berdirinya Kementerian Haji dan Umrah, juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan laporan terkait pelaksanaan program penyelenggaraan ibadah haji.

Ia menerangkan, terdapat perubahan mekanisme pembagian kuota haji yang sebelumnya dialokasikan berdasarkan kabupaten/kota, kini menggunakan sistem kuota tingkat provinsi. Kondisi tersebut berdampak pada pemberangkatan jemaah asal Bengkulu Tengah yang pada tahun 2026 diprioritaskan bagi kelompok lanjut usia (lansia).

"Pada tahun 2026, Kabupaten Bengkulu Tengah telah memberangkatkan sebanyak 10 orang jemaah haji lanjut usia. Sementara untuk tahun 2027, terdapat enam orang jemaah prioritas lansia yang telah siap diberangkatkan dan dokumen keberangkatannya juga sudah kami persiapkan," jelas Kharnolis.

Ia menambahkan, dari sembilan jemaah yang masuk dalam daftar prioritas lansia untuk tahun 2027, satu orang telah meninggal dunia dan dua orang lainnya menunda keberangkatan. Selain itu, pihaknya juga berencana mengusulkan empat orang sebagai pendamping jemaah lansia, dengan mempertimbangkan ketersediaan sisa kuota pada tahapan berikutnya.

Menurutnya, jemaah yang telah masuk dalam kategori prioritas lansia tetapi meninggal dunia atau menunda keberangkatan tidak serta-merta dapat digantikan oleh anggota keluarganya. Penggantian hanya dapat dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan verifikasi yang berlaku, yakni melalui nomor urut prioritas lansia berikutnya.

Selain membahas penyelenggaraan ibadah haji, pertemuan tersebut juga membahas usulan hibah lahan untuk pembangunan kantor Kementerian Haji Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kharnolis menyampaikan bahwa saat ini kantor pelayanan Kementerian Haji masih berada dalam satu lokasi dengan Kantor Kementerian Agama. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, pihaknya mengusulkan agar pemerintah daerah dapat memfasilitasi hibah lahan sebagai lokasi pembangunan kantor tersendiri yang lebih representatif.

Adapun kebutuhan pembangunan gedung diperkirakan memiliki ukuran sekitar 30 x 40 meter. Selain bangunan utama, pihaknya juga membutuhkan lahan yang cukup luas untuk menunjang berbagai fasilitas pendukung, seperti halaman untuk kegiatan manasik haji, aktivitas pembinaan kesehatan jemaah, serta area parkir.

Ia berharap usulan tersebut dapat memperoleh perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah sehingga ke depan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam urusan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, dapat berjalan lebih optimal.

Melalui pertemuan ini, diharapkan koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah dengan Kementerian Haji terus terjalin dengan baik, terutama dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

(MC/BDR)

Komentar

20