BUPATI DAN FORKOPIMDA BENGKULU TENGAH BAHAS CADANGAN BERAS PEMERINTAH DAN LANGKAH PENGENDALIAN INFLASI DAERAH

Media Pemkab Benteng
02 November 2026
13:15 WIB

Bengkulu Tengah, MC Benteng – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menggelar Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam rangka membahas ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) serta upaya pengendalian inflasi daerah di Kabupaten Bengkulu Tengah. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Bupati Bengkulu Tengah, Senin (02/11/2026), pukul 10.30 WIB.

Rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Bengkulu Tengah, Sekretaris Daerah, Asisten I, perwakilan Kapolres Bengkulu Tengah melalui Kasat Intelkam, perwakilan Dandim 0407/Kota Bengkulu melalui Danramil Kecamatan Talang Empat, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah, Kepala BPBD, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan tamu undangan terkait.

Dalam pembahasan rapat, kondisi inflasi dan stabilitas pangan di Kabupaten Bengkulu Tengah secara umum masih terpantau aman dan relatif stabil. Meskipun dalam dua minggu terakhir sempat terjadi kenaikan harga pada komoditas beras, kondisi tersebut secara bertahap berhasil dikendalikan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) yang dilaksanakan satu kali setiap bulan di sejumlah wilayah.

Selain itu, rapat juga menyoroti pentingnya pembangunan Pasar Induk di Kabupaten Bengkulu Tengah. Hingga saat ini, Bengkulu Tengah belum memiliki Pasar Induk sehingga pemantauan dan pengukuran perkembangan harga kebutuhan pokok belum dapat dilakukan secara optimal. Pergerakan harga barang kebutuhan pokok dan penting (bapokting) juga masih dipengaruhi oleh dinamika harga di tingkat Provinsi Bengkulu.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bengkulu Tengah bersama Kepala Kejaksaan Negeri dan peserta rapat sepakat merekomendasikan kepada perangkat daerah terkait agar segera melakukan perencanaan pembangunan Pasar Induk. Keberadaan Pasar Induk diharapkan dapat mendukung pemantauan harga, memperkuat pengendalian inflasi, serta menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Dalam evaluasi Cadangan Beras Pemerintah (CBP), diketahui bahwa stok beras untuk Kabupaten Bengkulu Tengah saat ini tersimpan di Gudang Perum Bulog Provinsi Bengkulu sebanyak 8 ton, mengalami penurunan dari sebelumnya 10 ton. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh penyaluran bantuan pangan serta dinamika harga pasar dalam mekanisme pengadaan beras.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Polres Bengkulu Tengah melalui Sat Intelkam turut mengingatkan pentingnya pemetaan ketahanan stok beras yang tersedia. Hal ini perlu dilakukan dengan mempertimbangkan jumlah penduduk dan kebutuhan pangan masyarakat, sehingga pemerintah daerah memiliki gambaran mengenai kemampuan stok dalam memenuhi kebutuhan apabila sewaktu-waktu terjadi bencana alam maupun kondisi darurat lainnya.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menegaskan komitmennya untuk menjaga ketahanan pangan daerah. Apabila terjadi kondisi darurat, cadangan beras pemerintah sebanyak 8 ton tersebut dapat disalurkan kepada masyarakat melalui mekanisme dan pembahasan resmi sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Dinas Pertanian menekankan pentingnya pemahaman seluruh instansi terkait terhadap regulasi serta mekanisme penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Dengan demikian, apabila diperlukan pendistribusian dalam situasi darurat, proses penyaluran dapat dilaksanakan secara cepat, tepat sasaran, tertib, dan sesuai prosedur.

Melalui rapat Forkopimda ini, diharapkan terjalin koordinasi dan sinergi yang semakin kuat antar instansi dalam menjaga ketersediaan pangan, mengantisipasi potensi gejolak harga, serta memastikan stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah.
(MC/MEL)

Komentar

20