Bupati Rachmat Riyanto Hadiri Syukuran dan Pengesahan Warga Baru PSHT Bengkulu Tengah

Media Pemkab Benteng
05 Juli 2026
10:35 WIB

Bengkulu Tengah, MC Benteng – Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., menghadiri acara syukuran dan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bengkulu Tengah. Acara yang berlangsung penuh semangat ini digelar di Padepokan PSHT Desa Pekik Nyaring, Kecamatan Pondok Kelapa, pada Sabtu (04/07/2026).

Ratusan warga PSHT dan tamu undangan tampak memadati lokasi acara. Turut hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ir. Wijaya Atmaja, M.Si., Anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah, Kapolsek Pondok Kelap, Para Kepala OPD terkait, Perwakilan Pengurus Pusat PSHT, Dewan Pertimbangan Cabang, Ketua IPSI, serta Ketua PSHT Cabang Bengkulu Tengah.

Dalam sambutannya, Bupati Rachmat Riyanto memberikan apresiasi yang tinggi terhadap eksistensi organisasi pencak silat ini.

"Keluarga besar Setia Hati Terate, khususnya di Bengkulu Tengah, telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa. Dalam masyarakat kita yang terdiri dari berbagai etnis, agama, dan budaya, PSHT hadir sebagai kekuatan yang mampu menyatukan keberagaman itu dalam semangat persaudaraan dan solidaritas. Saya berharap sinergi ini terus terjaga dan bahkan ditingkatkan ke depannya," ungkapnya.

Beliau juga berpesan kepada warga baru yang disahkan bahwa hal terpenting dalam berorganisasi adalah menjaga dan membina budi pekerti. Menurutnya, di mana pun berada, budi pekerti yang baik akan selalu dibutuhkan oleh masyarakat. Tidak lupa, Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus PSHT yang selama ini telah membangun koordinasi dan sinergi yang baik dengan pemerintah daerah.

Acara ini tidak hanya menjadi momen pengukuhan secara organisasi, namun juga menjadi simbol komitmen bersama dalam membentuk generasi yang berkarakter, disiplin, dan cinta tanah air. Semangat dan nilai-nilai luhur PSHT seperti persaudaraan, kejujuran, dan kesetiaan terus digaungkan, membuktikan bahwa pencak silat bukan sekadar seni bela diri, melainkan juga wadah pembinaan moral dan sosial bagi generasi muda.(MC/AA)

Komentar

20