Melalui Dinsos, Pemkab Benteng Salurkan Beras Gratis

BENGKULU TENGAH – Sebanyak 6.320 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) terima Bantuan Sosial (Bansos) Beras Sejahtera (Rastra) dari Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah.

Bantuan yang disalurkan melalui Dinas Sosial (Dinsos) tersebut ditujukan untuk 10 Kecamatan di Kabupaten Benteng.

” Dan ini merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten yang disalurkan melalui Dinsos, serta akan dibagikan untuk 6.320 KK dari 10 Kecamatan yang ada,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Benteng, H. Mudzakir Hamidi, S.Sos, MM, Rabu (24/01/2018).

Mudzakir mengungkapkan, bantuan Rastra ini nantinya akan disalurkan setiap bulan sekali, selama 12 (Dua Belas) bulan. Dan tak hanya itu kata dia, per – KK nantinya akan mendapatkan 10 Kilogram Rastra dari Pemerintah.

“Per-Kepala Keluarga itu akan mendapatkan jatah rastra 10 Kg, dan akan dibagikan setiap satu bulan sekali sampai dengan akhir tahun 2018 nanti,” terang Mudzakir.

“Dengan didukung pihak TNI, Polri maupun Dinas terkait, kami siap mengamankan Bansos Rastra itu untuk betul – betul sampai ke pada kelompok penerima di 142 Desa di Bengkulu Tengah,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dinsos Benteng, Hasan Basri, S.Sos mengatakan dengan adanya bantuan rastra, masyarakat yang terbilang kurang mampu dapat sedikit terbantu.

“Dengan adanya program rastra ini, masyarakat akan sedikit terbantu,” tutur Hasan.

Selain itu ia juga memastikan kalau Bansos Rastra tersebut tidak ada pungutan biaya apapun dari semua pihak. Baik pihak Desa hingga Kementerian sekalipun.

“Ini murni bantuan sosial. Saya tidak mau adanya pungutan apapun. Apabila ada pungutan saya mohon para wartawan untuk melaporkan kepada kami. Sebab ini adalah perintah bapak Bupati,” tegas dia.

Terpisah, Kepala Bidang Pelayanan Publik Perum Bulog Divre Bengkulu, Marwansyah menyampaikan, apabila dalam pembagian nantinya didapatkan beras rusak, dirinya meminta agar pihak bersangkutan segera melaporkan dan akan digantikan dengan yang baru.

“Kami siap 24 jam menerima laporan tersebut. Kalau memang ada beras yang rusak atau kualitasnya jelek, maka kami akan menggantikannya dengan beras yang kualitasnya bgus,” demikian Marwansyah. (tim)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *