Takziah Malam Ketiga Program Bersahabat, Bupati Bengkulu Tengah Sampaikan Duka dan Serahkan Akta Kematian kepada Keluarga Almarhum Cailludin Bin Awat

Media Pemkab Benteng
30 Juli 2026
23:31 WIB

MC-BENTENG – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melaksanakan Takziah Malam Ketiga melalui Program Bersahabat sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang berduka. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., di kediaman keluarga Almarhum Cailludin Bin Awat, Desa Ujung Karang, Kecamatan Karang Tinggi, Kamis (30/7/2026).

Kehadiran Bupati menjadi wujud empati dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa almarhum merupakan sosok yang dekat dengannya dan memiliki banyak kenangan semasa hidup.

“Almarhum adalah orang yang sangat baik, tulus, dan tanpa pamrih. Beliau sosok kepala keluarga yang hebat. Mari kita doakan semoga Allah SWT menerima amal ibadah beliau, melapangkan kuburnya, serta memberi ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa Program Bersahabat merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah yang tidak hanya memberikan layanan administrasi, tetapi juga dukungan moril dan spiritual bagi masyarakat yang tertimpa musibah.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Sekda, Asisten I, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah, unsur Forkopimda, pejabat eselon II, para camat, serta jajaran Pemkab Bengkulu Tengah.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan Akta Kematian kepada keluarga sebagai bagian dari layanan Program Bersahabat. Program ini merupakan inovasi Disdukcapil Bengkulu Tengah yang bekerja sama dengan Baznas, sehingga keluarga tidak perlu lagi mengurus dokumen secara terpisah.

Tauziah disampaikan oleh Al Ustadz Muhammad Arpan Sakaban yang memberikan pesan keagamaan, lantunan ayat suci Al-Qur’an, serta nasihat yang menyejukkan hati dan menghibur keluarga yang berduka.

Dalam tausiyahnya, beliau mengapresiasi Program Bersahabat sebagai bentuk kepedulian pemerintah yang menjadi ladang amal dan diharapkan terus berlanjut sebagai amal jariyah.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Al Ustadz Muhammad Arpan Sakaban, memohon agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

(MC/NY)

Komentar

20