NGOPI PAGI BESAME, PEMKAB BENGKULU TENGAH PERKUAT SINERGI FORKOPIMDA DAN LEMBAGA MENUJU BENGKULU TENGAH BERGERAK, BERDAMPAK, DAN BERBINAR
Bengkulu Tengah, MC Benteng – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menggelar kegiatan Ngopi Pagi Besame bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi kemasyarakatan (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta berbagai elemen masyarakat dengan mengusung tema "Bersinergi Bersama untuk Mewujudkan Bengkulu Tengah yang Bergerak, Berdampak, dan Berbinar". Kegiatan berlangsung di Pendopo Bukit Kandis, Kamis (30/07/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Bengkulu Tengah Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.A.P., Komandan Kodim 0407/Kota Bengkulu Kolonel Inf. Condro Edi Wibowo, S.Sos., M.M., M.Han., Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Bengkulu Letkol Laut (P) Brama Setya Indramawan, S.T., Kasatgaswil Densus 88 AT Polri Bengkulu Kombes Pol I Wayan Bayuna, S.I.K., M.Si., Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Totok Handoyo, S.I.K., Komandan Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) 14/Gana Bhadrika, Kapten Czi Saprianus Romario Gomang Gani, S.T., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah H. Arsan S. Ibrahim, S.Ag., M.HI., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bengkulu Tengah Ayatul Mukhtadin, S.H., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bengkulu Tengah Tandri Donin, M.Pd., M.E., perwakilan Kejaksaan Negeri, perwakilan DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah, pimpinan organisasi kemasyarakatan, LSM se-Kabupaten Bengkulu Tengah, insan pers, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Bengkulu Tengah menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh unsur masyarakat. Menurutnya, keberadaan organisasi kemasyarakatan dan lembaga masyarakat merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan aspirasi, memberikan masukan, sekaligus mengawal pembangunan daerah.

"Membangun Bengkulu Tengah tidak bisa dilakukan oleh pemerintah daerah sendiri. Kami membutuhkan sinergi seluruh elemen, termasuk ormas, LSM, tokoh masyarakat, dan Forkopimda. Setiap masukan yang disampaikan akan kami terima dengan terbuka, sepanjang sesuai regulasi, dan akan kami tindak lanjuti sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Bengkulu Tengah yang lebih maju," ujar Bupati Rachmat Riyanto.

Forum dialog yang berlangsung secara interaktif tersebut dimanfaatkan seluruh peserta untuk menyampaikan berbagai masukan terkait pembangunan daerah. Sejumlah isu strategis yang mengemuka di antaranya pemanfaatan lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) yang telah ditinggalkan perusahaan, optimalisasi potensi sektor pariwisata dan pesisir, pengembangan sektor maritim, penguatan ketahanan pangan, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, hingga peningkatan koordinasi antarorganisasi kemasyarakatan dengan pemerintah daerah.

Dandim 0407/Kota Bengkulu menyampaikan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mendorong optimalisasi potensi daerah melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan program-program pemerintah pusat yang menyentuh langsung masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Bengkulu Tengah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan daerah di tengah berbagai dinamika nasional maupun global sehingga iklim pembangunan tetap berjalan dengan baik.

Pada kesempatan yang sama, Danlanal Bengkulu mengajak seluruh pihak untuk mulai memaksimalkan potensi maritim yang dimiliki Provinsi Bengkulu, khususnya wilayah pesisir Kabupaten Bengkulu Tengah. Menurutnya, kekayaan sumber daya pesisir dan laut dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi apabila dikelola secara optimal dan berkelanjutan.

Selain itu, sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan turut menyampaikan berbagai usulan kepada pemerintah daerah, mulai dari pemanfaatan lahan eks HGU untuk kepentingan masyarakat, pengembangan destinasi wisata pesisir, hingga penguatan pembinaan dan pendataan organisasi kemasyarakatan yang aktif di Kabupaten Bengkulu Tengah.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah terus berupaya memperjuangkan pemanfaatan lahan eks HGU agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Namun demikian, pemanfaatannya tetap harus mengikuti ketentuan dan regulasi yang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Dalam sesi wawancara usai kegiatan, Bupati menyampaikan bahwa forum Ngopi Pagi Besame akan menjadi wadah komunikasi yang terus dibangun sebagai ruang bertukar gagasan antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
"Melalui forum ini kita berdiskusi mengenai berbagai isu yang berkembang sekaligus menyerap masukan dari masyarakat. Banyak potensi Bengkulu Tengah yang harus kita optimalkan, mulai dari sektor wisata, pesisir, hingga pemanfaatan lahan eks HGU. Semua itu akan terus kita dorong sesuai dengan regulasi yang berlaku demi terwujudnya Bengkulu Tengah yang bergerak, berdampak, dan berbinar," tutup Bupati.
Kegiatan Ngopi Pagi Besame diharapkan menjadi agenda silaturahmi dan komunikasi yang berkelanjutan antara Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat kolaborasi dalam mendukung percepatan pembangunan daerah menuju Bengkulu Tengah yang semakin maju, aman, dan sejahtera.
(MC/BDR)
Komentar
20
Login Form
Silahkan login dengan mengisi informasi dibawah iniRegistrasi Akun