FORUM TJSP BENGKULU TENGAH KEMBALI BERGERAK, 22 PENGURUS DIKUKUHKAN UNTUK PERKUAT KONTRIBUSI DUNIA USAHA BAGI PEMBANGUNAN DAERAH

Media Pemkab Benteng
19 Agustus 2026
13:04 WIB

Bengkulu Tengah, MC Benteng – Bupati Bengkulu Tengah Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.A.P., mengukuhkan 22 pengurus Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSP) Kabupaten Bengkulu Tengah. Pengukuhan berlangsung di Pendopo Bukit Kandis, Rabu (19/08/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah Fepi Suheri, S.A.P., Sekretaris Daerah Drs. Tomi Marisi, M.Si., para Asisten dan Staf Ahli Bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para pimpinan perusahaan dan pengusaha di lingkup Kabupaten Bengkulu Tengah.

Pengukuhan kepengurusan baru ini menjadi langkah untuk mengaktifkan kembali Forum TJSP Kabupaten Bengkulu Tengah yang sebelumnya vakum selama lebih kurang tiga tahun. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah koordinasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mengoptimalkan pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan agar lebih terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bupati Bengkulu Tengah Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.A.P., mengatakan keberadaan Forum TJSP bukan semata-mata untuk menghimpun bantuan dari perusahaan, melainkan sebagai wadah untuk mengoordinasikan kontribusi dunia usaha agar dapat diselaraskan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah.

“TJSP atau CSR ini merupakan tanggung jawab sosial perusahaan. Kita tidak mengharapkan sesuatu yang sifatnya sekadar sumbangan, tetapi bagaimana keuntungan yang diperoleh perusahaan dapat dikembalikan dan memberikan manfaat kepada masyarakat, baik di bidang pendidikan maupun bidang lainnya yang memang kita butuhkan,” ujar Bupati.

Menurutnya, keberadaan forum ini akan memudahkan koordinasi sehingga pelaksanaan program TJSP perusahaan tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi dapat diarahkan pada kebutuhan masyarakat yang menjadi prioritas bersama.

“Forum ini sudah vakum hampir tiga tahun. Sekarang kita perbarui kepengurusannya dengan orang-orang baru untuk melanjutkan tugas forum sebelumnya. Kita berharap forum ini bisa lebih berperan dalam membantu daerah menyelesaikan berbagai persoalan yang dapat kita tangani bersama,” lanjutnya.

Bupati mencontohkan, salah satu bentuk sinergi tersebut dapat diarahkan pada peningkatan fasilitas pendidikan, seperti pembangunan atau perbaikan toilet sekolah. Melalui forum, kebutuhan tersebut dapat dipetakan dan kemudian dikoordinasikan dengan perusahaan yang memiliki kepedulian maupun program TJSP yang sesuai.

“Misalnya kita ingin toilet anak-anak SMP kita bersih dan layak. Dana yang dihimpun melalui forum ini bisa membantu mewujudkannya. Jadi tidak lagi setiap perusahaan memberikan CSR sendiri-sendiri tanpa koordinasi. Nanti forum yang mengelola dan mengarahkan sesuai kebutuhan daerah,” jelasnya.

Selain mengoptimalkan kontribusi sosial perusahaan, Bupati juga mendorong perusahaan-perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di Bengkulu Tengah untuk memiliki kantor cabang atau kantor operasional di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah. Menurutnya, kehadiran perusahaan secara resmi di daerah akan memberikan dampak yang lebih luas terhadap perekonomian sekaligus meningkatkan potensi penerimaan daerah.

“Kita juga berharap perusahaan-perusahaan yang berusaha di Bengkulu Tengah ini membuka kantor cabangnya di Bengkulu Tengah. Jangan hanya aktivitas usahanya yang ada di sini, tetapi kantor dan administrasinya juga berada di sini, sehingga nantinya dapat memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan daerah, termasuk melalui mekanisme bagi hasil atau DBH,” ungkap Bupati.

Ia menilai, keberadaan kantor perusahaan di wilayah Bengkulu Tengah akan memperkuat hubungan antara dunia usaha dan pemerintah daerah, sekaligus membuka ruang yang lebih besar bagi daerah untuk memperoleh manfaat ekonomi dari aktivitas perusahaan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah Fepi Suheri, S.A.P., menyambut baik terbentuknya kembali Forum TJSP Kabupaten Bengkulu Tengah. Ia menilai keberadaan forum tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah.

“Alhamdulillah, hari ini Forum TJSP Kabupaten Bengkulu Tengah kembali terbentuk dan telah dikukuhkan oleh Bupati. Kepengurusan yang lama sudah berakhir, dan setelah beberapa tahun akhirnya hari ini kita memiliki kepengurusan yang baru,” kata Fepi.

Ia berharap forum yang baru dikukuhkan dapat menjalankan tugas secara optimal serta meningkatkan partisipasi dunia usaha dalam mendukung berbagai program pembangunan dan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Kita berharap dengan terbentuknya forum yang baru ini, pelaksanaan tugas-tugas yang telah disampaikan Bupati dapat berjalan dengan baik. Partisipasi dunia usaha juga diharapkan semakin besar sehingga keberadaan TJSP benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Ketua Forum TJSP Kabupaten Bengkulu Tengah yang baru dikukuhkan, H. Adran Khalik, menegaskan bahwa langkah awal yang akan dilakukan pihaknya adalah membangun pemahaman bersama di kalangan pelaku usaha mengenai pentingnya tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

“Pertama, kita harus memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha di Bengkulu Tengah bahwa TJSP merupakan suatu kewajiban yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan di Republik Indonesia. Jadi, ini bukan pemerintah daerah meminta sumbangan kepada perusahaan, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab dunia usaha,” tegas Adran.

Ia mengatakan Forum TJSP akan menjadi wadah resmi untuk mengakomodasi pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan agar lebih terkoordinasi dan memiliki dampak yang lebih besar bagi masyarakat.

“Kita mencoba mengakomodasi seluruh pelaksanaan TJSP itu dalam satu forum yang resmi. Nantinya program-program tersebut akan kita selaraskan dengan program strategis daerah, sehingga pihak swasta tidak hanya menjalankan kegiatan ekonominya dengan orientasi keuntungan, tetapi juga dapat memberikan kontribusi yang nyata terhadap pembangunan daerah Bengkulu Tengah,” pungkasnya.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru, Forum TJSP Kabupaten Bengkulu Tengah diharapkan mampu menjadi jembatan kolaborasi yang efektif antara pemerintah daerah dan dunia usaha. Tidak hanya dalam memastikan kontribusi sosial perusahaan tepat sasaran, tetapi juga dalam mendorong kehadiran dan keterlibatan dunia usaha yang lebih kuat sehingga memberikan dampak terhadap perekonomian, penerimaan daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah.

(MC/BDR)

Komentar

20