BUPATI BENGKULU BENGKULU TENGAH TERIMA AUDENSI DUKUNG PROGRAM SMK GO GLOBAL, BUKA PELUANG GENERASI MUDA BEKERJA KE LUAR NEGERI

Media Pemkab Benteng
29 Juli 2026
15:58 WIB

Bengkulu Tengah – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menerima kunjungan tim dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bersama BP3MI Sumatera Selatan, dalam rangka membahas peluang kolaborasi program SMK Go Global serta penyiapan sumber daya manusia daerah untuk bekerja di luar negeri Yang Bertempat di Ruang Kerja Bupati Kantor Bupati Bengkulu Tengah. Rabu(29/072026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya menindaklanjuti arahan Presiden terkait program SMK Go Global, sekaligus melihat kesiapan lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi dalam menyiapkan calon pekerja migran Indonesia yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di pasar kerja internasional.

Dalam pertemuan tersebut, tim KP2MI dan BP3MI Sumatera Selatan menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan ke wilayah Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Bengkulu Tengah.

Perwakilan KP2MI menjelaskan bahwa program SMK Go Global merupakan bagian dari direktif Presiden dengan target menyiapkan 500.000 tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri, yang terdiri dari 300.000 lulusan SMK dan 200.000 Masyarakat Umum.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah juga terus melakukan evaluasi dan pemetaan terhadap kesiapan kelembagaan vokasi, baik di sektor pendidikan maupun pelatihan. Aspek yang menjadi perhatian meliputi kesiapan sarana dan prasarana, infrastruktur, kurikulum, pelatihan, sertifikasi, serta berbagai kebutuhan lain dalam mendukung penyiapan calon pekerja migran Indonesia.

“Di mana Pak Presiden menargetkan 500.000 tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri, komposisinya adalah 300.000 untuk lulusan SMK, lalu 200.000 untuk Masyarakat umum siap kerja di luar negeri,” ujar perwakilan KP2MI.

Dalam upaya mendukung program tersebut, KP2MI juga memperkenalkan program Kelas Migran yang nantinya dapat dikembangkan pada SMK yang memiliki potensi unggulan dalam menciptakan tenaga kerja atau calon pekerja migran ke luar negeri.

Melalui Kelas Migran, siswa-siswi SMK yang memiliki minat dan potensi untuk bekerja di luar negeri akan mendapatkan penguatan kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan negara tujuan dan bidang pekerjaan yang diminati. Salah satu aspek yang akan diperkuat adalah kemampuan bahasa sesuai dengan kebutuhan penempatan.

Selain Kelas Migran, KP2MI juga memiliki program Migrant Center, yaitu pusat vokasi di daerah yang dapat melibatkan perguruan tinggi atau lembaga vokasi lainnya. Migrant Center nantinya diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem penyiapan calon pekerja migran, mulai dari proses persiapan keberangkatan hingga aspek perlindungan pekerja migran.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., menyambut baik kunjungan dan rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, program peningkatan kapasitas pekerja migran menjadi peluang yang sangat baik bagi masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah, khususnya generasi muda yang berada pada usia produktif dan sedang mencari peluang kerja.

“Ini kabar gembira buat masyarakat di manapun berada, terutama masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah yang masih muda-muda, yang produktif. Ada program pekerja migran, peningkatan kapasitas, ada 40.000 jatah kita untuk bekerja di luar negeri dari semua tingkatan pekerjaan,” ujar Bupati Bengkulu Tengah.

Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah bersama pihak kementerian akan mempersiapkan sumber daya manusia daerah agar mampu memanfaatkan peluang kerja di luar negeri dengan sebaik-baiknya.

Menurutnya, program tersebut merupakan peluang terbaik bagi para pencari kerja di Kabupaten Bengkulu Tengah. Kerja sama akan mulai dipersiapkan pada tahap awal dan diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan pada tahun-tahun berikutnya.

“Tentu kabar gembira bagi kita semua, masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah. Mudah-mudahan kerja sama dengan kementerian ini akan berlangsung dengan baik dan target pencapaian daripada program ini akan tercapai,” lanjutnya.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berharap kolaborasi bersama KP2MI dan BP3MI dapat membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda daerah untuk mendapatkan kesempatan kerja di luar negeri. Melalui penguatan pendidikan vokasi, pelatihan, sertifikasi, penguasaan bahasa, serta kesiapan kelembagaan, calon pekerja migran diharapkan dapat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja global.

Kolaborasi ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem penyiapan pekerja migran yang lebih terarah, profesional, dan terlindungi, sehingga masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah dapat memanfaatkan peluang kerja internasional secara aman dan berkelanjutan.

 

Komentar

20