BENGKULU TENGAH – Polres Bengkulu Tengah bersama dengan TNI dan Instansi terkait mempersiapkan 170 orang personel gabungan untuk menggelar operasi ketupat Nala 2021 yakni dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H. Upacara ini dilaksanakan di halaman kantor Bupati Bengkulu Tengah Rabu (5/5).

Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Ary Baroto S.IK M.H mengatakan operasi ketupat Nala 2021 ini sasarannya yaitu untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam rangka merayakan Idul Fitri 1442 H dan juga untuk memastikan penyebaran Covid 19 khususnya di wilayah kabupaten Bengkulu Tengah dapat terkendalikan dengan semaksimal mungkin, sehingga masyarakat dalam perayaan hari kemenangan bagi umat Islam ini nantinya selalu aman dan tetap sehat.

“Dengan rincian jumlah personel gabungan tersebut dari TNI-Polri yaitu berjumlah 70 orang sisanya dari semua instansi terkait masing-masing 15 orang dengan jumlah semuanya 170 orang,”ungkap Kapolres

Hal senada dikatakan juga oleh Dandim 0407 Kolonel (Inf) Uchi Cambayong, S.IP sekaligus menjadi inspektur upacara tersebut mengatakan dalam perayaan hari raya Idul Fitri 1442 H ini nantinya tetap berjalan dengan kondusif dan ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan mudik hal ini untuk dapat mengendalikan penyebar Covid 19 pada intinya.

“Harapan kami kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan tidak melakukan mudik sehingga kami dari TNI-Polri serta instansi terkait dapat melaksanakan tugas ini dengan baik. Intinya pada perayaan Idul Fitri 1442 H tetap lancar tanpa ada halangan suatu apapun,”imbuhnya.

Sementara itu ditambahkan juga oleh Kabag Ops polres Bengkulu Tengah Kompol Januri Sutirto, SH terkait dengan penyekatan larangan mudik Polres Bengkulu Tengah sudah mendirikan dua pos pengamanan yang pertama di Liku Sembilan dan di Simpang Pasar Pedati hal ini untuk mengantisipasi masyarakat yang melakukan mudik.

“kita ketahui bersama untuk penyekatan Masalah pengendalian Covid 19 Polda Bengkulu sudah melakukan pengamanan di lima titik yang bersinggungan dengan provinsi lain yakni berbatas Lubuklinggau dengan Rejang Lebong, berbatas Lampung dengan Kabupaten Kaur, perbatasan Mukomuko dengan Sumatera Barat, perbatasan Bengkulu Selatan dengan Empat Lawang dan perbatasan Kepahiang dengan Pagar Alam,”

Lebih lanjut Kabag Ops untuk pengamanan di tempat-tempat wisata yang sering di kunjungi oleh masyarakat maka akan dirikan Pospantau hal ini supaya bisa memantau para pengunjung objek wisata demi terwujudnya pengendalian Covid 19.

“Ya kalau jumlah Pospantau sesuai dengan tempat wisata yang ada di Bengkulu Tengah yang saat ini masih sering dikunjungi oleh masyarakat skala prioritas misalkan Wahana Surya, Wahana Family, Sungai Suci, Danau Gedang dan Rindu Hati. Kalau untuk tetap buka atau tidak tempat wisata kita belum mendapatkan surat edaran (SE) dari bupati sementara pedoman edaran dari Gubernur belum bisa di pahami apakah diberlakukan juga di Bengkulu Tengah atau tidak,”demikian

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *