BENGKULU TENGAH – Rapat pimpinan terkait perubahan status siaga darurat  ke status darurat bencana atau zona merah dan langkah-langka / kebijakan  yang akan diambil dalam percepatan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Bengkulu Tengah. Rapat dilakukan diruang rapat Bupati, Senin (11/05). Rapat ini di Pimpin oleh Bupati Bengkulu Tengah Dr. Ferry Ramli, S.H.,M.H bersama Wakil Bupati, Sekda, Ketua DPRD, Dandim 0407 Bengkulu, Kapolres, Kejari, Kepala BPBD, Kadinsos, Kadinkes, Kadis Kominfo, Kadis PMD.

Bupati mengajak seluruh elemen untuk gerak cepat dalam penanganan Covid-19 terutama setelah ada warga Bengkulu Tengah yang terindikasi positif Corona-19 sehingga merubah kabupaten Bengkulu tengah yang sebelumnya zona hijau kini menjadi zona merah.

“ Tentu Pemerintah daerah dan juga seluruh elemen baik itu forum Forkimda dan juga elemen lainnya akan melakukan upaya-upaya pencegahan yang nantinya dengan rapat ini kita bisa mengambil kebijakan dalam penanganan covid-19”  jelas Ferry

Setelah dilakukan rapat Sekda Bengkulu Tengah Edy Hermansyah, S.Si., M.Sc., P.hd menyampaikan ada bebarapa langka yang akan dilakukan pemerintah dalam waktu dekat yaitu membagikan masker kepada masyarakat, serta nantinya akan melakukan koordinasi dengan Kemenag dan FKUB tentang himbauan untuk mengurangi kegiatan keagamaan dan juga pengetatan aktivitas keluar masuk warga di desa yang terkonfirmasi covid 19 dan desa sekitarnya.

” Selain itu lebih mengaktifkan lagi posko-posko di kecamatan, mengadakan Rapid Test massal dimulai dari petinggi Pemkab Benteng dan DPRD, juga nantinya Penggunaan BTT harus dengan pendampingan dari Kejaksaan Negeri dan akan diadakan rapat evaluasi kegiatan setiap minggunya. Tutup Edy

Tim Liputan MC Bengkulu Tengah

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *