TINJAU ASET PPI DAN ABRASI, BUPATI RACHMAT RIYANTO JUGA RESMIKAN JALAN DESA YANG DINANTIKAN WARGA TALANG PAUH SELAMA 35 TAHUN
Bengkulu Tengah, MC Benteng – Bupati Bengkulu Tengah, Drs.Rachmat Riyanto, S.T.,M.AP., melakukan peninjauan langsung ke Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Desa Pondok Kelapa, Kamis (09/10/2026), guna memastikan kondisi terkini aset milik pemerintah daerah yang akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu. Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga meninjau Pos Lanal Bengkulu Tengah untuk melihat kondisi abrasi, sebelum melanjutkan agenda salat Jumat bersama dan peresmian jalan dusun III di Desa Talang Pauh.

Dalam peninjauan PPI Desa Pondok Kelapa, Bupati Rachmat Riyanto mengecek secara langsung kondisi sejumlah aset yang berada di kawasan tersebut. Kegiatan ini turut didampingi Komandan Pos Lanal Bengkulu Tengah, staf ahli, kepala OPD terkait, camat, kepala desa, serta undangan lainnya.
Bupati menjelaskan bahwa peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi aset sekaligus memperjelas kewenangan pengelolaannya agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Hari ini saya sengaja ingin melihat langsung kondisi aset kita yang ada di Desa Pondok Kelapa. Aset ini berkaitan dengan sektor perikanan dan kewenangannya perlu disesuaikan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Setelah berkoordinasi dan memastikan prosesnya, aset ini akan segera kita serahkan kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu agar pengelolaannya menjadi kewenangan provinsi,” ujar Rachmat Riyanto.
Ia menambahkan, selama ini belum optimalnya pemanfaatan aset tersebut salah satunya disebabkan oleh belum jelasnya pembagian kewenangan atas sejumlah fasilitas yang berada di kawasan PPI, termasuk Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan aset terkait lainnya.
Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menyampaikan surat terkait penyerahan aset tersebut. Karena itu, perangkat daerah terkait, khususnya bidang pengelolaan aset dan dinas yang membidangi ketahanan pangan, diminta segera memproses tahapan administrasi agar penyerahan dapat terlaksana secepatnya.
Usai meninjau kawasan PPI, Bupati bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke Pos Lanal Bengkulu Tengah yang berada berdekatan dengan kawasan aset tersebut. Dalam kunjungan itu, Bupati meninjau kondisi pos yang sebelumnya dibangun oleh pemerintah daerah dan telah dihibahkan kepada pihak Lanal, sekaligus menerima informasi mengenai abrasi yang terjadi di bagian belakang pos.
Bupati menyampaikan bahwa penanganan abrasi di kawasan tersebut telah beberapa kali diusulkan kepada Balai Wilayah Sungai Sumatera VII, Kementerian Pekerjaan Umum, yang berkedudukan di Palembang. Namun, hingga saat ini, tindak lanjut yang diharapkan belum terealisasi.

“Kita sudah berkali-kali mengusulkan penanganan abrasi ini karena kewenangannya berada pada pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera VII. Namun, sampai hari ini belum ada respons yang kita harapkan. Nanti akan kita surati kembali, dan bila perlu saya minta Kepala Dinas Pekerjaan Umum kita untuk berkunjung langsung ke balai agar penanganan abrasi dan pembangunan tembok pengaman ini bisa segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Setelah rangkaian kunjungan tersebut, Bupati Bengkulu Tengah bersama rombongan melaksanakan salat Jumat berjemaah di Masjid Al Muttaqin, Lubuk Kumbung, Dusun III, Desa Talang Pauh. Agenda kemudian dilanjutkan dengan peresmian jalan Dusun III sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Bengkulu Tengah, Dr. Susilo Damarini Rachmat, S.KM., M.PH., kepala OPD terkait, camat, kepala desa, tokoh agama, unsur keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Talang Pauh, M. Idil Fitri, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah atas pembangunan jalan yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa jalan tersebut memiliki perjalanan panjang, mulai dari akses sederhana dengan jembatan kayu dan pancang hingga proses penimbunan yang dilakukan secara bertahap bersama masyarakat.

“Ini merupakan hal yang luar biasa bagi desa kami. Awalnya, jalan ini hanya berupa akses sederhana dengan jembatan kayu dan pancang. Kemudian masyarakat bersama-sama melakukan penimbunan hingga akhirnya jalan ini menjadi seperti sekarang. Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan pembangunan yang telah diberikan,” ungkap Idil Fitri.
Sementara itu, Bupati Rachmat Riyanto berpesan agar masyarakat bersama-sama menjaga jalan yang telah diperbaiki, termasuk memperhatikan tonase kendaraan yang melintas. Ia menegaskan bahwa jalan tersebut memiliki batas kemampuan menahan beban kendaraan hingga delapan ton sehingga penggunaannya harus disesuaikan dengan kapasitas tersebut.
Bupati juga menyampaikan bahwa masih terdapat sekitar 200 meter ruas jalan yang belum selesai dikerjakan. Pemerintah daerah menargetkan penyelesaiannya dapat dilanjutkan pada tahun depan, termasuk penanganan jalan pasar, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Jalan yang sudah kita perbaiki ini harus kita jaga bersama. Saya minta masyarakat memperhatikan bobot kendaraan yang melintas karena kekuatan jalan ini delapan ton. Masih ada sekitar 200 meter yang belum selesai dan insyaallah akan kita tuntaskan tahun depan, begitu juga dengan jalan pasar,” ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen yang sama dengan masyarakat untuk terus membangun fasilitas umum sesuai kebutuhan. Pembangunan jalan yang mulus merupakan salah satu kebutuhan mendasar masyarakat dan menjadi komitmen pemerintah daerah untuk diwujudkan secara bertahap di seluruh wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah. Namun, pelaksanaannya perlu dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan keterbatasan anggaran.
“Pemerintah daerah selalu berkeinginan membangun fasilitas sesuai kebutuhan masyarakat. Kami memahami masih banyak yang perlu dibenahi, tetapi saya berharap masyarakat dapat bersabar karena saat ini kita juga harus menyesuaikan pembangunan dengan kemampuan anggaran daerah,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dusun (Kadun) III Desa Talang Pauh, Sudiman, turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pembangunan jalan yang kini telah selesai diperbaiki dengan panjang mencapai 845 meter. Ia mengungkapkan bahwa perbaikan jalan tersebut menjadi momen yang sangat berarti bagi masyarakat, mengingat akses tersebut telah lama dinantikan sejak generasi orang tua mereka. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, masyarakat kini diharapkan semakin mudah menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil pertanian dan berbagai kebutuhan lainnya.

Rangkaian kegiatan peresmian jalan kemudian dilanjutkan dengan tausiah dan doa bersama yang disampaikan oleh Kyai Nur Salim, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Quran, Desa Panca Mukti. Acara ditutup dengan pemotongan pita dan pemotongan tumpeng sebagai simbol peresmian jalan di Desa Talang Pauh.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menegaskan komitmennya untuk menata pengelolaan aset daerah sesuai kewenangan, mendorong tindak lanjut penanganan abrasi pantai, serta melanjutkan pembangunan infrastruktur secara bertahap demi mendukung kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat.
(MC/BDR)
Komentar
20
Login Form
Silahkan login dengan mengisi informasi dibawah iniRegistrasi Akun