RAPAT EVALUASI PBP, PENYALURAN BANTUAN PANGAN BERAS DI BENGKULU TENGAH CAPAI 99,26 PERSEN

Media Pemkab Benteng
07 Oktober 2026
19:19 WIB

Bengkulu, MC Benteng – Penyaluran Bantuan Pangan Beras (Bangpang) alokasi Juli–September 2026 di Kabupaten Bengkulu Tengah telah mencapai 99,26 persen. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Evaluasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras Alokasi Juli–September yang digelar di Ballroom Hotel Mercure Bengkulu, Rabu (07/10/2026).

Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah Drs. Tomi Marisi, M.Si., Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Dr. H. Herwanantoni, S.Km., M.Kes., Pemimpin Wilayah Perum Bulog Bengkulu Sugeng Hardono beserta jajaran, perwakilan Danrem Bengkulu, Sekda atau perwakilan kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, Kepala OPD, serta undangan lainnya.

Dalam data laporan Perum Bulog, penerima bantuan pangan di Provinsi Bengkulu mencapai 263.902 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dengan total beras sebanyak 7.917.060 kilogram. Setiap penerima memperoleh 30 kilogram beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 yang disalurkan dalam satu kali penyaluran.

Khusus Kabupaten Bengkulu Tengah, pagu penerima bantuan untuk periode Juli–September 2026 sebanyak 15.314 PBP dengan kuantum 459.390 kilogram. Hingga periode tersebut, bantuan telah diterima oleh 15.200 PBP dengan kuantum 456.000 kilogram atau mencapai 99,26 persen.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Bengkulu, Sugeng Hardono, mengatakan evaluasi dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran sekaligus mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan di masyarakat.

“Sinergi, kolaborasi, dan koordinasi perlu terus diperkuat, terutama dalam pemutakhiran data, sehingga target penyaluran 100 persen dapat tercapai dan masyarakat yang memang berhak menerima bantuan dapat terlayani" ujar Sugeng.

Sementara itu, Plt. Kepala BPS Provinsi Bengkulu Sahranudin, S.E., M.M., menjelaskan bahwa Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi salah satu fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan berbasis data. Data tersebut terus diperkuat dan dimutakhirkan agar program pemerintah semakin tepat sasaran.

“Evaluasi ini jangan hanya melihat hasil akhir, tetapi juga menjadi forum untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan sebagai bahan perbaikan tata kelola program ke depan,” jelasnya.

Sekda Provinsi Bengkulu Dr. H. Herwanantoni turut menekankan pentingnya mengetahui secara jelas data penerima yang belum menerima bantuan, termasuk lokasi desa atau kelurahannya. Menurutnya, pemutakhiran data di tingkat desa menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

“Data yang masih return perlu diketahui secara jelas, desa atau kelurahannya mana. Bisa saja ada penerima yang saat ini sudah tidak memenuhi kriteria, sehingga data perlu diperbarui. Yang terpenting, distribusi bantuan harus tepat sasaran,” tegasnya.

Melalui rapat evaluasi ini, pemerintah daerah bersama Bulog dan seluruh pihak terkait diharapkan dapat memperkuat koordinasi serta pemutakhiran data sebagai persiapan penyaluran Bantuan Pangan Beras periode Oktober–Desember 2026, sekaligus mendorong capaian penyaluran hingga 100 persen di Bengkulu Tengah.

(MC/BDR)

Komentar

20