KEPENGURUSAN BARU ASKAB PSSI BENGKULU TENGAH DORONG PEMBINAAN SEPAK BOLA USIA DINI

Media Pemkab Benteng
30 September 2026
15:21 WIB

Bengkulu Tengah, MC Benteng – Fepi Suheri, S.A.P., resmi dilantik sebagai Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bengkulu Tengah periode 2026–2030. Pelantikan tersebut menjadi momentum baru bagi pengembangan dan pembinaan sepak bola di Kabupaten Bengkulu Tengah. Pendopo Bukit Kandis. Rabu (30/09/2026)

Kegiatan pelantikan dihadiri Wakil Bupati Bengkulu Tengah Tarmizi, S.Sos., unsur Forkopimda, Ketua Asprov PSSI Bengkulu AKBP Harry Irawan Sofiandi, S.H., beserta jajaran PSSI Provinsi Bengkulu, Ketua KONI Bengkulu Tengah Peri Haryadi, S.Sos., M.Si., Ketua Askab PSSI Bengkulu Tengah terpilih Fepi Suheri, S.A.P., Kepala KUA Taba Penanjung, para pengurus klub sepak bola se-Kabupaten Bengkulu Tengah, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Askab PSSI Bengkulu Tengah Fepi Suheri menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Ia juga meminta dukungan serta arahan dari seluruh pemangku kepentingan dalam memajukan sepak bola di Bengkulu Tengah.

“Saya siap memegang amanah dan tanggung jawab ini sebagai Ketua Askab PSSI Bengkulu Tengah. Kami memohon dukungan dan arahan dari seluruh stakeholder agar ke depan sepak bola di Bengkulu Tengah dapat berkembang lebih baik. Dalam waktu dekat, kami akan segera membentuk kepengurusan Askab PSSI Bengkulu Tengah,” ujar Fepi.

Sementara itu, Ketua Asprov PSSI Bengkulu AKBP Harry Irawan Sofiandi, S.H., menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus Askab PSSI Bengkulu Tengah yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui program nyata dan berkelanjutan.

Menurutnya, salah satu fokus utama yang perlu diperkuat adalah pembinaan sepak bola usia dini dengan melibatkan sekolah-sekolah serta klub sepak bola yang ada di Bengkulu Tengah.

“Kami berharap amanah dan tanggung jawab ini tidak hanya berhenti di atas kertas. Harus ada program nyata, terutama dalam pembinaan usia dini. Kelompok usia 8, 9, 10, 13 hingga 15 tahun harus menjadi perhatian karena mereka merupakan pondasi bagi lahirnya pemain profesional di masa depan,” jelas Harry.

Ia juga mendorong Askab PSSI Bengkulu Tengah untuk memperkuat kompetisi internal sebagai wadah pembinaan sekaligus memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding secara berkelanjutan.

Wakil Bupati Bengkulu Tengah Tarmizi, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua Askab PSSI Bengkulu Tengah terpilih beserta jajaran. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berharap kepengurusan baru dapat membawa kemajuan nyata bagi sepak bola daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, kami mengucapkan selamat kepada Ketua Askab PSSI Bengkulu Tengah yang telah dilantik. Tentu masyarakat dan klub-klub sepak bola menantikan progres dan program nyata dari kepengurusan yang baru. Untuk itu, diperlukan kolaborasi dan gotong royong seluruh pihak,” ujar Tarmizi.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah akan memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, sehingga ke depan Bengkulu Tengah dapat memiliki klub yang tangguh dan mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

“Sepak bola merupakan salah satu simbol kebanggaan daerah. Kami berharap melalui kolaborasi antara pemerintah, PSSI, KONI, klub, sekolah dan seluruh masyarakat, Bengkulu Tengah dapat memiliki tim yang tangguh dan mampu mengharumkan nama daerah hingga ke level nasional,” pungkasnya.

Pelantikan Ketua Askab PSSI Bengkulu Tengah periode 2026–2030 tersebut diharapkan menjadi awal penguatan tata kelola organisasi, pembinaan pemain usia dini, serta peningkatan kompetisi sepak bola di daerah secara berkelanjutan.

(MC/BDR)

Komentar

20