Apresiasi Prestasi MTQ 2026, Bupati Bengkulu Tengah Tegaskan Pentingnya Gerakan Al-Qur'an Membumi hingga ke Tingkat Desa

Media Pemkab Benteng
19 Oktober 2026
19:30 WIB

BENGKULU TENGAH – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menggelar kegiatan silaturahmi dan pemberian penghargaan kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ), para kafilah, serta ofisial Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tahun 2026.

Acara yang berlangsung hangat di Ruang Kerja Bupati ini dipimpin langsung oleh Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., dan turut didampingi oleh Asisten I, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua Baznas, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Bengkulu Tengah.

Dalam kesempatan silaturahmi tersebut, Ayatul Mukhtadin, S.H., menyampaikan laporan mengenai hasil lomba Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXVII Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026 yang sukses diselenggarakan di Kabupaten Seluma pada tanggal 11 hingga 18 Mei 2026. Dalam laporannya, disampaikan bahwa meskipun Kabupaten Bengkulu Tengah belum meraih medali emas, daerah ini berhasil membawa pulang sejumlah prestasi membanggakan. Rangkaian prestasi tersebut meliputi Juara 2 pada cabang Hafalan Al-Qur'an golongan 10 Juz untuk kategori putra dan putri, Juara 2 cabang Syarh Qur'an putri, Juara 2 cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an putra, serta meraih Juara 3 pada cabang Hafalan Al-Qur'an golongan 5 Juz beserta Tilawah putra, Hafalan Al-Qur'an golongan 20 Juz putra, Seni Baca Al-Qur'an remaja putra, dan Fahm Al-Qur'an putri.

Menyikapi hasil tersebut, Bupati Rachmat Riyanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya, Ia menegaskan bahwa meskipun belum mendapatkan medali emas, raihan banyak juara ini merupakan hasil kerja keras yang sangat baik. Bupati menyampaikan terima kasih yang tulus kepada para peserta, pelatih, serta para pengurus LPTQ. Lebih jauh, Bupati menekankan bahwa tantangan terberat sekaligus paling strategis yang dihadapi saat ini adalah memastikan nilai-nilai Al-Qur'an benar-benar menyentuh seluruh lapisan masyarakat di tingkat desa, bukan hanya berpusat di kota atau kalangan elit kompetisi semata. 

Bupati mengingatkan bahwa mengejar target juara memang bisa dilakukan dengan berbagai strategi instan, seperti memusatkan latihan hanya pada calon peserta lomba, namun hal ini tidak menjawab masalah mendasar jika masyarakat luas tetap tidak tersentuh. Kita harus berani mengakui dengan jujur bahwa pemahaman umat terhadap Al-Qur'an masih sangat lemah, sehingga tujuan akhirnya bukan sekadar menghasilkan pembaca yang fasih secara tajwid, tetapi melahirkan masyarakat yang mencintai dan mengaplikasikan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kesuksesan tidak boleh hanya diukur dari jumlah piala yang dibawa pulang, tetapi perlu ditambahkan indikator seperti peningkatan indeks literasi Al-Qur'an yang mencakup kemampuan membaca sekaligus memahami makna, serta jumlah majelis taklim atau kajian tafsir yang aktif di desa. 

Untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati menginstruksikan agar pelatihan ke depan tidak hanya ditujukan untuk calon qori dan qoriah, tetapi juga harus menjangkau guru TPQ, pemuda masjid, dan perangkat desa. Mereka perlu dibekali menjadi fasilitator yang mampu menjelaskan konteks dan aplikasi ayat dalam kehidupan modern, bukan sekadar mengajarkan hukum bacaan. Lebih dari itu, Bupati mengimbau agar dibuat aturan atau komitmen bersama bahwa peserta atau pemenang MTQ tingkat kecamatan dan kabupaten memiliki kewajiban moral untuk menjadi penggerak atau relawan pengajar Al-Qur'an di desa mereka masing-masing selama periode tertentu, sehingga ilmu yang mereka peroleh tidak berhenti di panggung lomba, tetapi terus mengalir dan menghidupkan masyarakat.

Rangkaian acara silaturahmi ini kemudian dilanjutkan dengan pemberian sertifikat dan penghargaan kepada para peserta dan Pelatih MTQ. Prosesi penyerahan simbolis diterima oleh perwakilan peserta, Naura Izzati Akmal, yang berhasil meraih Juara 2 pada cabang Hifdzil 10 Juz. Kegiatan yang penuh makna ini akhirnya ditutup dengan sesi foto bersama di Ruang Kerja Bupati Bengkulu Tengah.

(MC/NY)

Komentar

20