BENGKULU TENGAH – Gubernur Provinsi Bengkulu Mengadakan Rapat melalui Vidcon dengan kapolda Bengkulu, Kajati , Dandrem dan kepala Daerah kota/kabupaten se-Provinsi Bengkulu tentang penanganan kasus Covid-19, Minggu (09/05).

Gubernur Bengkulu Dr. drh. H Rohidin Mersyah, M. M. A menyampaikan ” rapat ini akan membicarakan tentang pemetaan dan kesiapan provinsi Bengkulu dalam kondisi penyebaran wabah covid-19, lalu pengarahan langsung oleh kapolda bengkulu di wakilkan oleh Wakil Kapolda bengkulu, penyampaian oleh Wakil Kajati Bengkulu, pengarahan dari Dandrem Prov Bengkulu serta laporan masing-masing bupati/walikota sebagai ketua gugus Penanganan covid -19 disetiap Kabupaten/kota.

Kapolda Bengkulu yang diwakili oleh Wakapolda Bengkulu Brigadir Jenderal Polisi Sahimin Zainudin memaparkan bahwa jajaran aparat kepolisian akan membantu dalam penanganan dan pencegahan covid-19, dari kepolisian akan membentuk tim Razia untuk masyarakat agar wajib Menggunakan masker lebih di perketat, dan pos setiap perbatasan akan di perketat sehingga akan dapat mencegah dan memutuskan rantai penyebaran virus covid-19 ini “. ujar sahimin

Penyampaian-penyampaian yang dilakukan oleh setiap pimpinan di provinsi Bengkulu merupakan tujuan dan hal yang di lakukan oleh setiap instansi seperti Polda dan Dandrem tidak jauh berbeda. Guna memutuskan penyebaran virus covid-19 yang ada di provinsi Bengkulu ini.

Laporan dan Pemaparan juga disampaikan oleh Bupati Bengkulu Tengah Dr. H Ferry Ramli, SH,MH di dampingi oleh Sekretaris Daerah Bengkulu Tengah Edy Hermansyah, M.Si., P.hD serta Kepala OPD yang Hadir memaparkan adanya Kasus Pertama yang positif Covid-19 merupakan warga kecamatan Pondok Kelapa, karena Bengkulu Tengah telah masuk di zona merah, kami dari tim gugus Bengkulu Tengah lebih perketat lagi Penanganan dan pemutusan rantai penularan virus covid  19,  tutup Ferry

TIM LIPUTAN MC BENGKULU TENGAH

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *