BENGKULU TENGAH-Wakil Bupati Bengkulu Tengah Septi Peryadi, S.TP., M.AP pimpin rapat bersama
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait dengan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) di kabupaten Bengkulu Tengah. Seperti dikatahui pelaksanaan Pilkades ini akan dilaksanakan 21 Oktober 2021.

Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati (RRB) Kamis pagi (16/9).

Dikatakan Wakil Bupati Bengkulu Tengah Septi Peryadi, S.TP., M.AP berhubungan akan di laksanakan Pilkades serentak di 76 desa kemungkinan akan di tunda mengingat situasi masih suasana Pandemi Covid 19. Penundaan tersebut berhubungan dengan surat edaran Kemendagri beberapa waktu yang lalu.

“Sesuai dengan surat edaran Kemendagri mengatakan satu TPS maksimal 500 orang mata pilih. sehingga hal ini membuat suatu masalah buat kita maka dari itu kemungkinan Pilkades kita tunda,”ungkapnya.

Lanjutnya, karena ada penambahan 29 TPS maka otomatis biaya juga nambah sedangkan untuk melakukan perubahan anggaran tidak bisa dilakukan dengan cepat karena masih ada tahapan-tahapan yang harus diselesaikan.

Mudah-mudahan pengunduran ini tidak jauh dari waktu yang telah kita tetapkan paling lama satu bulan, karena adanya masa sanggahan dan lain sebagainya,”jelas wabup

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Bengkulu Tengah Tomi Marisi, M.Si terkait dengan anggaran untuk pelaksanaan Pilkades tahun 2021 sudah disiapkan 1.3 miliar dari anggaran APBD. Namun mengingat adanya surat edaran Kemendagri bahwa satu TPS maksimal 500 mata pilih. Sementara anggaran tersebut di peruntukan untuk satu desa satu TPS.

“Ya setelah kami hitung ada penambahan 29 TPS hal ini tentu saja ada penambahan anggaran karena adanya TPS baru. Kita berharap pelaksanaan Pilkades ini nantinya berjalan dengan lancar walaupun kemungkinan ditunda dengan waktu yang telah ditetapkan,”demikian

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *