BENGKULU TENGAH – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) Rabu (19/12/2018) pagi menggelar Rekonsiliasi dan Evaluasi PAD Benteng Triwulan IV Tahun 2018.

Bertempat di aula puncak Hotel Tahura Desa Tanjung Terdana, acara tersebut dibuka secara langsung oleh Asisten III Setdakab Bengkulu Tengah, Mun Gumiri.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui terkait laporan mengenai wajib pajak, yang nanti masuk dalam catatan pendapatan hasil daerah,” ujar Mun.

Dikatakannya, dari semua Pendapatan Daerah ada beberapa pendapatan yang diambil dari beberapa pungutan tidak mencapai target. Pajak yang masih belum mencapai target Pemerintah tersebut salah satunya yakni pajak retribusi parkir.

“Untuk retribusi sebesar 3,607 miliar, namun yang terealisasi hanya 1,751 miliar, dan itu harus digenjot lagi agar pendapatan daerah bertambah sesuai dengan harapan,” ujar Mun.

Sementara itu Plt. Badan Keuangan Daerah (BKD), Weldo Kurnianto menekankan, dengan diadakannya Rekonsiliasi dan Evaluasi ini, kedepan pihak terkait dapat menuntaskan atau menekan angka pendapatan dari berbagai bidang yang dilakukan pemungutan pajak.

“BKD merupakan tulang punggung seluruh kegiatan di Bengkulu Tengah, maka dari itu pendapatan daerah harus sesuai target demi membawa Benteng kearah yang lebih maju lagi,” tegasnya.

Tak hanya itu, Mun Gumiri menambahkan, untuk melancarkan pemasukan PAD, pihak terkait diminta untuk melakukan kerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Karena terang dia, terkait masalah ini Satpol PP dianggap pantas diikutsertakan.

“Masalah PAD mungkin kita dapat bekerjasama dengan Pol PP. Hal dikarenakan Satpol PP merupakan penegak perda di suatu daerah,” demikian Mun. (Tim)