BENGKULU TENGAH – Rapat koordinasi tindak lanjut pendataan dan penanganan anak yatim, piatu dan yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena covid -19 secara virtual diruang rapat rapat bupati, jumat (24/09).

Arahan Sekda Provinsi Bengkulu Drs. Hamka Sabri, M. Si, data ini selain penting buat pemerintah pusat juga sangat penting untuk pemerintah daerah, data ini bisa menjadi acuan bagi siapa saja. Baik untuk pemerintah pusat dengan program-programnya dapat menggelontorkan bantuan dan juga data ini juga bisa digunakan oleh pihak lainnya yang ingin berdonasi terhadap keluarga yang terdampak covid-19 bisa terfasillitasi dengan baik dan akurat serta tepat sasaran.

” Adapun pendataan yang lebih spesifik batasan anak yang orang tuanya meninggal akibat covid-19 yaitu 0 – 18 tahun” Jelas Hamka Sabri

Yang nantinya data ini harus di pegang oleh BPBD dimasing-masing daerah karena merupakan sekretariat satgas penanganan covid-19.

Sementara itu kapala BPBD Bengkulu Tengah Samsul Bahri S.Pd.,M.M., menyampaikan tim satgas penanganan covid-19 akan melakukan koordinasi untuk memverifikasi kembali anak yang orang tuanya meninggal covid-19 yang telah ditetapkan yaitu 0 – 18 tahun.

” Secepatnya akan segera kita kirimkan datanya”. Kata Syamsul

Batas terakhir pengiriman datanya ditunggu paling lambat tanggal 30 September 2021 dengan format yang telah ditentukan. Jangan sampai ada datanya tercecer. Pesan Hamka sabri

Diskusi dan perumusan rencana tindak lanjut bahasan kali ini diikuti oleh tim satgas penanganan covid-19 se – kabupaten / kota di Provinsi Bengkulu.

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *