BENGKULU TENGAH – Menindaklanjuti surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 470.13/11176/S.J, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) telah melakukan pemusnahan terhadap 10.072 keping Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) yang rusak atau invalid, Senin (17/12/2018).

Bertempat di halaman Kantor Dukcapil Desa Renah Semanek, Kecamatan Karang Tinggi, ribuan e-KTP yang dimusnahkan tersebut merupakan kumpulan e-KTP dari sebelas Kecamatan yang ada. Yang mana diketahui untuk pemusnahan sendiri dilakukan sebagai upaya menghindari penyalahgunaan e-KTP secara ilegal.

“Untuk pemusnahan, ada 10.072 keping KTP. Dan itu terdiri dari KTP rusak, maupun KTP yang habis masa berlaku/valid,” kata Kadis Dukcapil, Ahmad Ansyori kepada awak Media.

Terpisah, Asisten III Setdakab Benteng, Mun Gumiri menuturkan, apa yang dilakukan oleh Pemerintah tersebut tak lain sebagai bentuk mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan.

“Sama seperti yang dikatakan pak Ansyori, pemusnahan ini dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan KTP itu sendiri. Apa lagi tahun ini merupakan tahun politik, pastinya penyalahgunaan tersebut rawan terjadi. Itu yang negara hindari,” pungkas Mun.

Adapun yang hadir dalam pemusnahan tersebut yakni, Perwira Penghubung (Pabung) Bengkulu Tengah, Kompol Abdu Arbain, Kasatpol PP Benteng Amirul, dan Kapolsek Karang Tinggi. (Tim)