BENGKULU TENGAH – Pemda Kabupaten Bengkulu Tengah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) rapat terkait dengan percepatan vaksinasi covid 19 usia 6 sampai 11 tahun maupun penyelesaian dosis 2 secara umum serta rencana pelaksanaan booster .

Rapat tersebut di pimpin langsung oleh Bupati Bengkulu Tengah Dr. H. Ferry Ramli, SH., MH. Bertempat di Ruang Rapat Bupati (RRB) Bengkulu Tengah senin pagi (10/01/2022).


Turut hadir Wakil Bupati Bengkulu Tengah Septi Peryadi, S.TP.,M.AP, Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Ary Baroto S.IK MH, Kajari Bengkulu Tengah Tri Widodo SH. MH, Mewakili Dandim 0407, Sekretaris Daerah Edy Hermansyah, P.hd dan unsur-unsur Terkait lainnya.

Disampaikan Bupati sesuai dengan data dari dinas kesehatan kabupaten bengkulu tengah, bahwa pencapaian vaksin di Bengkulu Tengah tertinggi di Provinsi Bengkulu oleh karena itu, hal ini tidak terlepas dari kerja sama antara satgas covid 19 dan unsur-unsur terkait. Namun demikian dengan capaian vaksin ini jangan pernah puas karena kedepannya masih banyak tantangan yang harus dihadapi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada unsur-unsur forkopimda, Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah dan pihak-pihak terkait atas kerja samanya selama ini dalam pemberantasan covid 19. untuk selalu melaksanakan kegiatan vaksinasi masal baik itu masyarakat umum, lansia dan anak-anak remaja. Sehingga perjuangan selama ini membuahkan hasil yang sangat positif dalam melaksanakan vaksinasi covid 19,”singkatnya

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkulu Tengah Gusti Miniarti, S.kep., MH menyampaikan percepatan vaksinasi covid 19 di kabupaten bengkulu tengah sudah mencapai terget 90 % sesuai ketentuan dari pusat. Namun untuk anak usia 6- 11 tahun atau usia remaja capaiannya baru 72% , dikarenakan masih ada para pelajar yang belum divaksin, untuk itu satgas covid 19 maupun OPD terkait melakukan pendekatan persuasif kepada sekolah – sekolah yang ada di Bengkulu Tengah, agar capaian target tersebut bisa ditingkatkan

“kami dinas kesehatan akan selalu menggencarkan vaksinasi baik itu vaksinasi tahap I maupun tahap II terutama di kalangan pelajar – pelajar di sekolah apalagi wabah omicron sudah masuk Indonesia,kita harus siaga melindungi diri dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dan segera vaksinasi ,oleh karena itu program vaksinasi ini perlu percepatan agar hard imunnity segera terbentuk bagi masyarakat menghindari wabah tersebut,”tutupnya

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *