BENGKULU TENGAH – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Bengkulu Tengah melakukan diskusi masalah penguatan gugus tugas kota layak anak. Acara ini langsung dibuka oleh Bupati Bengkulu Tengah Dr. H. Ferry Ramli, S.H,.M.H bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Desa Ujung Karang Kecamatan Karang Tinggi Jum’at (05/04/2019).

Pada kegiatan ini hadir ibu Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Dra. Leny Nurhayanti Rosalin, M.Sc.  Beliau mengajak seluruh elemen yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah baik itu Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait, elemen masyarakat dan juga media untuk terus bersinergi dalam mewujudkan Kabupaten Bengkulu Tengah  menjadi kota layak anak.

Semuanya harus bersinergi, mewujudkan Kabupaten Bengkulu Tengah menjadi kota layak anak.  ada 24 indikator yang harus dipenuhi. Seperti seluruh anak di Bengkulu tengah mendapatkan akte kelahiran, anak juga mendapatkan akses informasi yang baik, tidak ada perkawinan anak dibawah umur, pengasuhan anak berjalan dengan  baik ,semua anak bersekolah dan banyak lagi indikator yang harus dipenuhi”. Ujarnya

Selain itu juga Bupati Bengkulu Tengah juga menyampaikan bahwa setiap Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait, untuk terus melakukan sosialisasi kepada orang – orang terdekat dengan anak. Baik itu orang tua maupun guru untuk terus mongontrol pertumbuhan anak. sehingga anak dapat tumbuh menjadi anak yang memiliki kepribadian yang baik dan berkarakter.

Turut hadir dikegiatan ini dari  Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Provinsi  Bengkulu, Dinas Komunikasi dan Informatika Bengkulu Tengah,  Dinas Perhubungan Bengkulu Tengah dan Bebarapa OPD lainnya.

Tim Liputan

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *