Uji Kelayakan Lahan Kejari, Tim Biro Perencanaan Kejagung dan Tim Kabinet RI Turun Gunung

BENGKULU TENGAH – Didampingi Kepala Bagian Ortala Biro Perencanaan Kejaksaan Agung Eko Siwi Iriani, SH dan Sekretaris Kabinet RI Bidang Aparatur Negara Hermawan Susanto, Wakil Kejakasaan Tinggi Bengkulu, Rorogo Zega, SH, MH, Selasa siang (23/10/2018) melakukan peninjauan lokasi pembangunan Kantor Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah (Benteng).

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah sebagai tuan rumah, melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) juga memberikan sedikit pemaparan mengenai profil Kabupaten Benteng.

Dikonfirmasi oleh awak media di lapangan, Kepala Bagian Ortala Perencanaan Kejagung Eko Siwi Iriani menjelaskan, kunjungan yang pihaknya lakukan itu tidak lain dan tidak bukan untuk melakukan uji kelayakan atas lahan yang disediakan oleh Pemerintah.

“Jadi kedatangan kami kesini untuk melakukan studi kelayakan bersama tim Sekretaris Kabinet dalam mengumpulkan data, sekaligus melihat kondisi lapangan apakah layak tidaknya dibentuk Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah,” ujar Eko.

Ia menjelaskan, berdasarkan ketentuan dan peraturan yang ada, pembangunan gedung kantor Kejaksaan Negeri tersebut harus melalui proses yang cukup panjang, mulai dari penentuan lokasi hingga kejelasan sertifikat lahan yang disediakan.

“Apabila bila data – datanya sudah terkumpul dan dinyatakan layak, nanti pimpinan kami Kejaksaan Agung akan sesegera mungkin mengusulkan kepada Presiden untuk pembentukan satuan kerja Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah,” imbuhnya.

“Jadi setelah keluarnya Kepres, barulah kemudian nanti dilanjutkan dengan pengajuan izin organisasinya dengan Kemenpan,” terangnya.

Sementara itu, terkait kantor sementara Kejaksaan pihaknya juga belum dapat memberikan kesimpulan secara pasti. Karena kata dia, untuk kantor sementara pihaknya berpedoman dengan kesiapan Pemerintah Benteng itu Sendiri.

“Itu tergantung mereka Pemkab Benteng, kalau mereka sudah menyiapkan otomatis kantor sementara bisa dapat digunakan, kalau mereka belum ya otomotas kita menunggu hingga mereka siap,” demikian Eko. (Tim)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *