Didampingi Dandrem, Bupati Benteng Resmikan Jembatan Gantung CSR PT. PLN Persero

 

BENGKULU TENGAH – Bekerjasama dengan PT. PLN Persero, Bupati Bengkulu Tengah Dr. H. Ferry Ramli, SH, MH didampingi Komandan Korem (Danrem) 041/Gamas Kolonel Inf Irnando Arnold B Sinaga Jumat pagi (12/10/2018) menggelar pemotongan pita tanda dibukanya jembatan gantung di Desa Punjung Kecamatan Pagar Jati Kab. Bengkulu Tengah (Benteng).

Bupati menyampaikan, dengan diresmikannya jembatan tersebut, kedepan aktifitas warga di sekitar menjadi terbantu. Sebelumnya diketahui jembatan tersebut dulunya sulit dilalui karena beberapa komponen jembatan mengalami kerusakan yang cukup parah.

“Ya barusan kita bersama pihak PLN Persero dan Danrem secara langsung melakukan peresmian tanda dibukanya jembatan gantung Desa Punjung,” ujar Bupati.

Bupati mengatakan, dirinya mewakili seluruh masyarakat di Kabupaten Benteng, mengucapkan banyak terimakasih atas kontribusi dan kerjasama dari pihak PLN, Danrem, Polri atas kerjasamanya dalam membangun Kabupaten Benteng menjadi lebih baik.

“Ini ada delapan jembatan gantung CSR daripada PLTA Musi/PLN. Dan ini sesuatu yang luar biasa, bagi kami,” imbuh dia.

“Oleh sebab itu saya minta kepada pihak PLN, pihak Manager sampaikan terima kasih saya kepada pimpinan hingga ke tingkat pusat, begitu juga kepada bapak Danrem sampaikan salam saya kepada bapak Pangdam, Kasdam dan jajarannya karena sudah banyak sekali membantu kami dalam melakukan pembangunan, salah satunya pembangunan jembatan gantung saat ini,” ucap Bupati.

Danrem menambahkan selaku mitra kerja, dirinya selaku Danrem sangat mengapresiasi atas semangat yang ditunjukan Bupati terhadap pembangunan Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Makanya saya menyarankan sama beliau (Bupati) kedepan bukan hanya jembatan saja, tapi mungkin dari programnya beliau nanti ada jambanisasi, terus kemudian rumah – rumah yang tidak layak huni. Nanti kita kerjasama antara bapak Bupati dengan Kodim. Kemudian PLN juga saya sudah sampaikan untuk kerjasama dalam membangun rumah – rumah veteran, baik di wilayah Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu,” tandas Danrem.

Terpisah Manager PT. PLN Persero, Yuliandra S Nurdin menuturkan kegiatan ini merupakan suatu bentuk kepedulian tersendiri pihak PLN persero terhadap Masyarakat yang berada di wilayah ring satu.

“Jadi keberadaan jembatan ini kami rasa setelah kami survey dan berdasarkan koordinasi kami dengan Pemkab juga, kondisi jembatan yang ada memang sangat tidak layak juga untuk digunakan,” Ungkap Yuliandra.

“Tadi sebagaimana yang dikatakan oleh pak Danrem ini untuk menunjang aktifitas sehari – hari. Kebanyakan hampir 95 persen Warga Desa di delapan Desa tersebut itu mata pencarianya bertani dan berkebun. Jadi untuk memperpendek jarak Desa ataupun aktifitas warga ke kebun atau ke sekolah dan sebagainya itu bisa dimanfaatkan,” kata Yuliandra.

Diketahui, Adapun delapan jembatan yang dibangun tersebut masing-masing berada di tujuh Desa di dua Kabupaten. Yakni Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kabupaten Kepahiang.

Berdasarkan data yang diperoleh Jurnalis Kominfo di lapangan, untuk Kabupaten Kepahiang itu berada di Desa Hujan Mas, sedangkan untuk Kabupaten Bengkulu Tengah berada di Desa Punjung, Desa Pungguk Jaya, Desa Pagar Agung, Desa Karang Panggung, Desa Susup dan Desa Taba Duren Sebakul. (Tim)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *